Bersama Bupati Kerinci dan Dirjen Perkebunan Kementan, Tani Merdeka Sungai Penuh–Kerinci Hadiri Penanaman Kopi Perdana
KERINCI, ARUNIKANEWS, — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kota Sungai Penuh–Kabupaten Kerinci menghadiri kegiatan ...
KERINCI, ARUNIKANEWS, — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kota Sungai Penuh–Kabupaten Kerinci menghadiri kegiatan penanaman kopi perdana yang berlangsung di Desa Jernih Jaya, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Kerinci bersama Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian (Dirjen Perkebunan Kementan) Republik Indonesia, serta jajaran pemerintah daerah dan masyarakat petani.
Penanaman kopi perdana ini menjadi momentum penting dalam mendorong pengembangan komoditas kopi di Kabupaten Kerinci. Selain menjadi bagian dari upaya meningkatkan produktivitas perkebunan, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat posisi petani sebagai salah satu pilar utama perekonomian daerah.
Ketua Tani Merdeka Indonesia Kota Sungai Penuh, Maswan, SE, menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik perhatian pemerintah pusat dan daerah terhadap pengembangan perkebunan kopi di Kerinci.
“Kami dari Tani Merdeka Kota Sungai Penuh sangat mengapresiasi kegiatan penanaman kopi perdana ini. Kopi merupakan salah satu komoditas yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan, sehingga perlu didukung dengan pendampingan, peningkatan kualitas produksi dan akses pasar yang baik bagi petani,” ujar Maswan.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, organisasi petani dan masyarakat menjadi kunci agar program pengembangan kopi tidak berhenti pada kegiatan penanaman, tetapi berlanjut hingga tahap pemeliharaan, produksi, pengolahan dan pemasaran.
“Tani Merdeka siap menjadi bagian dari gerakan bersama untuk memperkuat petani. Kita ingin petani tidak hanya menjadi penerima program, tetapi juga menjadi pelaku utama dalam pembangunan sektor perkebunan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Kerinci, Dr. Edminudin, MM, menilai penanaman kopi perdana di Desa Jernih Jaya merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi perkebunan yang dimiliki Kabupaten Kerinci.
“Ini merupakan momentum yang sangat baik bagi petani Kerinci. Kehadiran pemerintah pusat dan daerah menunjukkan bahwa sektor perkebunan, khususnya kopi, mendapat perhatian. Tentu kita berharap program ini memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan petani,” kata Edminudin.
Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan program. Menurutnya, setelah penanaman dilakukan, diperlukan pendampingan yang konsisten agar tanaman dapat tumbuh dan menghasilkan kopi dengan kualitas yang baik.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita menjaga keberlanjutan. Mulai dari bibit, budidaya, perawatan, peningkatan kapasitas petani, sampai bagaimana hasil kopi nantinya memiliki nilai tambah dan mampu masuk ke pasar yang lebih luas,” jelasnya.
Edminudin menambahkan bahwa Tani Merdeka Kabupaten Kerinci akan terus mendorong komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah untuk menyerap aspirasi petani serta memperjuangkan berbagai kebutuhan masyarakat perkebunan.
Kegiatan penanaman kopi perdana di Desa Jernih Jaya diharapkan menjadi awal penguatan ekosistem kopi Kerinci yang lebih terintegrasi. Dengan dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, organisasi petani dan masyarakat, pengembangan kopi diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Tani Merdeka Sungai Penuh–Kerinci menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah petani, membangun konsolidasi, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan pertanian dan perkebunan yang berkelanjutan di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh. (NA)
